Sabtu, 20 Desember 2014

Artificial Inteligent - Agen Cerdas

KONSEP AGEN CERDAS DAN LINGKUNGAN
Agen adalah segala sesuatu yang dapat dipandang sebagai entitas pada suatu lingkungan yang mengamati melalui alat sensor dan bertindak melalui alat aktuator.
Sebagai perbandingan, agen manusia memiliki alat sensor: mata, telinga, dan organ sensor lainnya; alat actuator:  tangan, kaki, mulut, dan bagian tubuh lain sebagai alat gerak.
Sedangkan pada agen robot: kamera dan inframerah untuk sensor, dan lengan, serta berbagai motor sebagai aktuator.
Agen menerima (percept) sensor dari lingkungan. Keseluruhan percept yang diterima agen pada suatu selang waktu disebut percept sequence

Konsep Perancangan Agen Cerdas
Rasional : melakukan hal yang benar.
Agen rasional melakukan hal yang benar berdasarkan percept apa yang ditangkap dan tindakan (action) apa yang diambil.
Tindakan yang tepat adalah tindakan yang akan menyebabkan agen menjadi yang paling sukses.

Agen dapat melakukan tindakan dalam rangka untuk mengubah persepsi masa depan untuk memperoleh informasi yang berguna (pengumpulan informasi, eksplorasi).
Sebuah agen dikatakan otonom jika perilaku agen ditentukan oleh pengalaman sendiri (dengan kemampuan untuk belajar dan beradaptasi).


  • Pengukuran kinerja: Sebuah kriteria obyektif untuk mengukur keberhasilan suatu perilaku agen

Misalnya, mengukur kinerja dari agen vacuum-cleaner:
Jumlah kotoran dibersihkan,
Jumlah waktu yang dibutuhkan,
Jumlah listrik yang dikonsumsi,
Jumlah kebisingan yang dihasilkan, dll
Pengukuran kinerja haruslah dapat dinyatakan dalam ukuran kuantitatif. Kata “jumlah” mengindikasikan suatu ukuran kuantitatif/terukur.

Untuk setiap urutan persepsi (percept sequence) yang ada, agen rasional harus memilih tindakan yang diharapkan untuk memaksimalkan ukuran kinerjanya.

  • Tujuan (Goal): Setelah menentukan criteria obyektif (seperti diatas), pilih salah satu tujuan untuk menjadi fokus utama dari agen. Goal adalah tujuan utama yang berusaha dicapai oleh agen (prioritas utama)


Perancangan agen cerdas

PEAS: Performance measurement, Environment, Actuators, Sensors.
Contoh: Agen Autonomous Taxi Driver

  • Performance Measure:  Aman, cepat, legal, perjalanan nyaman, memaksimalkan keuntungan
  • Environment: Jalan, lalu lintas lainnya, pejalan kaki, pelanggan
  • Aktuator: Setir, pedal gas, rem, sinyal, klakson
  • Sensor: Kamera, sonar, speedometer, GPS, odometer, sensor mesin, keyboard


Karakteristik agen
Ada beberapa karakteristik dari agen :
Autonomous,
Reaktif
Proaktif,
Fleksibel
Robust
Rasional,
Social
Situated

Tipe Agen 

5 tipe agen tersebut adalah

  • simple reflex agents, 
  • model-based reflex agents, 
  • goal-based reflex agents,  
  • utility-based reflex agents dan  
  • Learning agents:








Sistem Komunikasi Bergerak - TCAP

 TCAP  (Transaction Capabilities Application Part)

Pengertian :
                TCAP adalah bagian dari sistem pensinyalan no.7 (SS7) yg  menentukan protokol yg harus dipakai pada pertukaran informasi dari ujung ke ujung (end to end) antara Pemakai Kemampuan Transaksi (TC User) yg terdapat pada jaringan SS7.
                Dimana dalam penggunaannya, dikelompokkan menjadi :
          Real time sensitif
          Less real time sensitif
Tujuan :
                memberikan dukungan bagi pertukaran informasi interaktif antara beberapa node yg tersebar dalam suatu jaringan (distributed environment).
                Kemampuan transaksi TCAP dipakai antara lain untuk pertukaran informasi :
          Pensinyalan antara beberapa sentral telepon (ISDN).
          Signalling yg tidak berkaitan dengan penyambungan sirkuit.
          Antara SSP (Service Switching Point) dengan SCP (Service Control Point) pada pelayanan yg diberikan oleh IN (Interface Network).
          Pemakaian untuk Operasi dan Pemeliharaan (O&M).
          Komunikasi bergerak untuk pelayanan Roaming.
STRUKTUR TCAP
Terdiri dari :
1. Transaction Sublayer
2. Component Sublayer
                - Dialog
                - Operasi
1. TRANSACTION SUB LAYER
                mengatur pertukaran komponen antara pemakai. Pengaturan dilaksanakan bagi dialog terstruktur maupun tidak terstruktur.
2. COMPONENT SUB LAYER
                Bertugas memungkinkan terjadinya :
                -  Permintaan untuk suatu Operasi (yg harus dilaksanakan oleh Destination TC  User).
                -  Menerima jawaban atas pertanyaan diatas.
                -  Dialog antara kedua pemakai.
                - Memberitahu Pemakai apabila terdapat halangan terlaksananya pertukaran Komponen.
                Tiap komponen terdiri dari sederetan Elemen Informasi.
                Apabila beberapa konponen diterima sekaligus dalam satu pesan (message) komponen ini disampaikan satu per satu ke Destination TC User dengan urutan yg tidak berubah.
n        Dialog
                adalah pertukaran komponen untuk pelaksanaan tindakan antara dua pemakai
                Dialog dapat berupa :
          Unstructured.
          Structured.
          OPERASI
                Suatu OPERASI ditimbulkan oleh Pemakai Asal (Originating TC User) untuk meminta Pemakai Tujuan (Destination TC User) melakukan sesuatu tindakan. Permintaaan (request), ini disertai pembatasan waktu yg menunjukkan operasi sudah harus berhasil.
               
                Jenis Operasi :
                - Operasi kelas 1
                - Operasi kelas 2
                - Operasi kelas 3
                -Operasi kelas 4
FORMAT TCAP
n        TCAP Message
        TCAP Portion
        Component Portion
n        Elemen informasi
        Tag
        Length
        Content
TCAP MESSAGE
     Terdiri dari beberapa Elemen Informasi, adapun TCAP message terdiri dari :
1. TCAP Portion : Elemen Informasi yg dipakai oleh Transaction Sublayer.
                Unidirectional. merupakan message untuk pertukaran infomasi satu arah.
               
                Begin. merupakan message untuk memulai transaksi.
                Continue. message yg dikirim untuk memberikan respon mulai atau melanjutkan message, lalu melanjutkan transaksi.
                End. message yg dikirim untuk memberikan respon mulai atau melanjutkan message, lalu memutuskan transaksi.
                Abort. message yg dikirim ketika terjadi kegagalan yg fatal selama transaksi, yg selanjutnya memutuskan transaksi.
2. Component Portion  
                Elemen Informasi yg dipakai oleh Component Sublayer, berupa Content Field dari suatu elemen informasi yg dibungkus dalam TCAP Portion. 
                Invoke. komponen yg menspesifikasikan operasi yg diminta.     
                Return Result, Last (RR-L). komponen yg merupakan respon akhir terhadap invoke.
                Return Result, Not Last (RR-NL). komponen yg bukan merupakan respon akhir terhadap invoke.
               
                Return Error.  komponen yg merupakan respon akhir terhadap invoke, dan mengindikasikan bahwa operasi yg diminta telah dieksekusi dan menjadi gagal.
                Reject. komponen yg merupakan respon akhir terhadap komponen yg diterima.
ELEMEN INFORMASI (EI)
Struktur Elemen Informasi, terdiri dari :
                TAG . untuk membedakan type yg berlainan dan cara      penafsiran isi. Terdiri dari satu atau lebih oktet.
                LENGTH. menunjukkan panjang dari isi (content).
                panjang hanya satu oktet dinamai Indefinite dengan kode 1000 0000 yg berarti End of Content (EOC).
                CONTENT . elemen informasi pokok (isi) yg akan dikirimkan.
                Jenis Elemen Informasi :
1. Primitif. yg hanya terdiri dari satu elemen informasi.
2. Konstruktor. terdiri lebih dari satu elemen informasi.
n        TCAP adalah bagian dari SS7 yg  menentukan protokol yg harus dipakai pada pertukaran informasi dari end to end antara Pemakai Kemampuan Transaksi (TC User) yg terdapat pada jaringan SS7.
n        Struktur TCAP terdiri dari :
                1. Transaction Sublayer
                2. Component Sublayer
n        Format TCAP tersusun dari :                       
                1. TCAP Message ® TCAP Portion, Component Portion
                2. Elemen informasi ®Tag, Length, Content



English Business - Noun Clause

NOUN CLAUSE
There are 3 types :
    • WH_Q(+How)
    • Yes/No Questions
    • Positive Statement
Example : 
  1. WH_Q (+how)
    • Where does she live? -> The Teacher ask me where she live
    • How many students are there? -> The Teacher ask me how many Students there are
  2. Yes/No Questions
    • Does she come? -> The Teacher ask me whether/if she comes
    • Did she come? -> The teacher ask me whether/if she come(or not)
  3. Positive Statement
    • I'm staying in Jakarta Now -> She says that she is staying in Jakarta now.
Direct -> Indirect
Present (S + V1) -> Past(S + V2)
Past (S+V2) -> Past Perfect (S + Had + V3)
Will -> Would
Shall -> Should
Now -> then
Tommorow -> The Following day
Yesterday -> the day before
This -> That
here -> there
Would -> Would+Have+V3

Pemrograman Web Lanjut - Penanganan FORM

Inputan pada Form ada 3 yaitu :

1. METHOD
Method dari sebuah form menentukan bagaimana data inputan form dikirim. Method ini ada dua macam, yaitu GET dan POST. Method ini menentukan bagaimana data inputan dikirim dan diproses oleh PHP.

2. ACTION
Action dari sebuah form menentukan dimana data inputan dari form diproses. Jika action ini dikosongkan, maka dianggap proses form terjadi di halaman yang sama. Jadi halaman form dan halaman proses bisa saja dipisah atau dijadikan satu.

3. SUBMIT BUTTON
Submit button merupakan sebuah tombol (pada umumnya) yang berfungsi sebagai trigger pengiriman data dari form inputan. Jika tombol ini ditekan, maka data form akan dikirimkan (diproses) di halaman yang sudah ditentukan pada atribut action.

Penanganan Form pada PHP terdapat 2 cara yaitu:


   1. Proses pengolahan form dilakukan dihalaman yang sama dengan form inputannya.
Jika proses penangananform berada di satuhalaman, maka value atribut action pada tag form tidak perlu diisi (dikosongkan)
Contoh: Nama File Input1.php
<html>
<head><title>Pengolahan Form</title></head>
<body>
<FORM ACTION="" METHOD="POST" NAME="input">
Nama Anda : <input type="text" name="nama"><br>
<input type="submit" name="Input" value="Input">
</FORM>
</body>
</html>
<?php
if (isset($_POST['Input'])) {
$nama = $_POST['nama'];
echo "Nama Anda : <b>$nama</b>";
}
?>
   2Memisahkan antara Form dan Proses Proses pengolahan form dilakukan dihalaman yang terpisah dengan form inputannya.   Jika proses penanganan form berada dilakukan dihalaman yang berbeda, maka value atribut action pada tag form harus diisi dengan alamat halaman tempat proses pengolahan form.

Contoh: 

Nama File:Input2.php

<html>
<head><title>Pengolahan Form</title></head>
<body>
<FORM ACTION="proses2.php"   METHOD="POST"
NAME="input">
Nama Anda : <input type="text" name="nama"> <br>
<input type="submit" name="Input" value="Input">
</FORM>
</body>
</html>
Nama File:Proses2.php
<?php
if (isset($_POST['Input'])) {
$nama = $_POST['nama'];
echo "Nama Anda : <b>$nama</b>";
}
?>

Contoh pada Form yang sudah jadi adalah sebagai berikut :
<form method="POST" action="insert1.php" method="post">
<table align="center" bgcolor="white" class="round">
<tr>
<td align="center"> <b>Nomor Start  </b></td>
<td><input type="text" name="NOMOR_START" /></td>
</tr>
<tr>
<td align="center"> <b>Nama Lengkap  </b></td>
<td><input type="text" name="NAMA_LENGKAP" /></td>
</tr>
<tr>
<td align="center"><b>Alamat  </b></td>
<td><textarea name="ALAMAT" cols="40" rows="5"></textarea></td>
</tr>
<tr>
<td align="center"><b>Umur </b></td>
<td><input type="text" name="UMUR" /></td>
</tr>

<tr>
<td align="center"><b>Tanggal Lahir    </b></td>
<td><input type="date" name="TTL" /> </td>
</tr>

<tr>

<th rowspan="2" align="center"> Jenis Kelamin </th>
<td> <input type="radio" name="JENIS_KELAMIN" value="Laki-Laki" checked="1">Laki-Laki</td></tr>
<tr><td><input type="radio" name="JENIS_KELAMIN" value="Perempuan">Perempuan </td></tr>
</tr>
<tr>
<td align="center"><b>Nomor Telepon </b></td>
<td><input type="text" name="NO_TELP" /></td>
</tr>
<tr><td align="center"><b>Kelas</b></td>
<td><select name="KELAS"/>
                <!-- Daftar pilihan pada combobox -->
                <option value="pilih" selected >Pilih Kelas</option>
                <option value="150cc">Sport 150cc</option>
                <option value="250cc">Sport 250cc</option>
                <option value="600cc">Sport 600cc</option>
                <option value="1000cc">Sport 1000cc</option>
   
            </select>
</td>
</tr>

<tr>
<td align="center"><b>Motor </b></td>
<td><input type="text" name="MOTOR" /></td>
</tr>


<tr>
<td align="center"><input type="submit" name="submit" value="Submit"></td>
<td align="center"><input type="reset" name="reset" value="Reset"></td>
</tr>
</table>
</form>















Jumat, 19 Desember 2014

Teknologi Wireless - Tipe Jaringan & Jenis jaringan nirkabel berdasarkan jangkauan(geografis).

              Sebagaimana kita tahu bahwa dalam jaringan nirkabel terdiri dari 2 tipe , yaitu Infrastruktur dan ad-Hoc.


  • Jaringan Infrastruktur adalah Jaringan dimana dalam menghubungkan sebuah perangkat dengan perangkat yang lain menggunakan Wirelless Access Point sebagai Pusatnya. Wireless lan memiliki SSID sebagai nama jaringan wireless tersebut, dengan adanya SSID maka wireless lan itu dapat dikenali. Pada saat beberapa komputer terhubung dengan SSID yang sama, maka terbentuklah sebuah jaringan infrastruktur.


Ada 3 mode konfigurasi accsess point yaitu:Rood Mode,Repeater Mode,Bridge Mode
  • Rood Mode : Access point berkomunikasi dengan jaringan wireless dan jaringan kebel serta dengan accsess point yang lain. 
  • Repeater Mode : Access point layaknya seperti jembatan wireless. Jembatan inidigunakan untuk dua link atau lebih segment wired bersama-sama dengan wireless.
  • Bridge Mode : Access point mempunyai kemampuan untuk menyediakan up stream link wireless menjadi jaringan kabel seperti normalnyasaluran kabel.

  • Jaringan Ad-Hoc adalah Jaringan dimana antar perangkat nirkabel dapat berhubungan secara langsung  tanpa adanya suatu pusat. Pada ad-hoc,perangkat wireless dapat melakukan routing sendiri tanpa perlu menggunakan router. 



Jenis Jaringan nirkabel berdasarkan jangkauan atau geografis yaitu :
  1. WPAN(Wireless Personal Area Network) : Biasanya di gunakan hanya di dalam Rumah menggunakan perangakat bluetooth
  2. WLAN(Wireless Local Area Network) : Biasanya digunakan untuk menghubungkan antar rumah (RW-NET) , Gedung perkantoran yang besar, Sekolah dan kampus (Campus Area Network)
  3. WMAN(Wireless Metropolitan Area Network) : Biasanya di gunakan untuk menghubungkan antar kantor cabang yang berada di luar kota.
  4. WWAN(Wireless Wide Area Network)  : Jaringan seluler (GSM,CDMA) merupakan salah satu contoh Wireless WAN.


Kesimpulannnya bahwa jaringan nirkabel yang lebih luas cakupannya merupakan kumpulan dari jaringan nirkabel yang lebih kecil cakupannya yang disatukan untuk tujuan tertentu.



Pemrograman Web Lanjutan

Mata kuliah ini merupakan lanjutan Pemrograman Web pada semester 3.
Pada Mata kuliah ini di ajarkan dasar-dasar PHP, pengaplikasian PHP, OOP (Object Oreinted Programming)  & AJAX & JSON. Dan tidak lupa pada setiap materi ada Latihan praktek yang di berikan oleh pengajar agar lebih mudah di pahami.

Materi yang pertama yaitu Pengenalan apakah itu PHP ,di gunakan untuk apa PHP, apa yang dibutuhkan untuk menggunakan PHP dan juga Tipe data apa saja terdapat pada PHP.

Materi yang kedua yaitu tentang Lingkup Variabel yang terdiri dari Local,Global,Static dan Parameter; mengenal operator apa saja yang ada di PHP, dan Struktur Kendali (If-Else, Do-While ,Switch,Foreach, Break, Continue,Require & Include)

Materi yang ketiga yaitu Array dan Fungsinya pada PHP.

Materi yang keempat yaitu Pembuatan Form menggunakan PHP. Dalam materi tersebut juga di ajarkan bagaimana kita meng-koneksikan Database pada mySQL dengan PHP dan bagaimana cara melakukan input , edit, update,delete data yang ada di database di lakukan pada PHP yang kita buat.

Materi yang ke lima yaitu tentang konsep OOP(Object Oriented Programming) pada PHP.

Materi yang ke enam yaitu tentang pengaplikasian AJAX & JSON.






Teknologi Nirkabel

Wireless Technology atau teknologi nirkabel yang lebih sering disingkat wireless adalah teknologi elektronika yang beroperasi tanpa kabel cara kerjanya seperti transfer informasi antara dua atau lebih titik yang tidak terhubung oleh penghantar listrik.  Jarak bisa pendek, seperti beberapa meter untuk remote control TV atau komunikasi jarak jauh atau relatif sulit untuk dihubungkan dengan kabel, sejauh ribuan atau bahkan jutaan kilometer untuk ruang dalam komunikasi radio.

Contohnya adalah mobile, portabel radio dua arah, telepon seluler, personal digital assistant (PDA) dan jaringan nirkabel.  Contoh lain dari teknologi nirkabel termasuk GPS unit, pembuka pintu garasi atau pintu garasi, wireless mouse komputer, keyboard dan headset (audio), headphone, penerima radio, televisi satelit, siaran televisi tanpa kabel dan telepon. *Umumnya telekomunikasi nirkabel menggunakan sarana gelombang elektromagnetik (misalnya laser, cahaya, frekuensi radio (RF) atau gelombang suara.

Berikut Materi yang di ajarkan pada mata kuliah ini:

Pengenalan Technology Wireless

1.      Pengertian dasar wireless Network
2.      Standar teknologi wireless network : PAN, LAN, MAN, WAN Contoh Aplikasi-aplikasi wireless Network
3.      Infrastruktur wireless network
Wireless Personal Area Network

Donload Materi
1.      Pengertian dasar wireless PAN, contoh-contoh penggunaan wireless PAN
2.      Komponen WirelessPAN
3.      Sistem dan standar protocols wireless PAN Protocols Technology wireless PAN
a.       Bluetooth
b.      High Speed Data Rate WPAN

Wireless Local Area Netwrok

Donload Materi
1.      Pengertian Dasar Wireless LAN
2.      Komponen Wireless LAN
3.      Sistem Wireless LAN : SOHO, Entrerprise, Public, adhoc
4.      Standar protokol technology Wireless Local Area Network :
-        802.11
-        WiFi
-        HiperLAN
Aplikasi Wireless LAN

Donload Materi
1.      Wireless LAN At Home
2.      Wireless LAN at Businees
3.      Wireless LAN on Campus
4.      Wireless LAN in the Community
5.      Wireless ISP
Wireless Metropolitan Area Network


1.      Konsep Dasar Wireless Metropolitan Area Network
2.      Komponen-komponen wireless Metropolitan Area Network
3.      Standar Operasi wireless MAN
4.      Standar Protocol Wireless MAN : 802.11, 802.16

Wireless Wide Area Network
1.      Konsep Dasar Wireless Wide Area Network
2.      Komponen Wireless Wide Area Network
3.      Prinsip Kerja Wireless Wide Area Network
4.      Technology Wireless Wide Area Network
Pengantar Arsitektur jaringan nirkabel
  1. Cellular network
  2. Multihop network
Pengenalan Multihop wireless routing

Donload Materi
1.      AODV
2.      OLSR