Cikal bakal jaringan Internet yang kita kenal saat ini pertama kali dikembangkan tahun
1969 oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat dengan nama ARPAnet (US Defense
Advanced Research Projects Agency). ARPAnet dibangun dengan sasaran untuk
membuat suatu jaringan komputer yang tersebar untuk menghindari pemusatan informasi
di satu titik yang dipandang rawan untuk dihancurkan apabila terjadi peperangan. Dengan
cara ini diharapkan apabila satu bagian dari jaringan terputus, maka jalur yang melalui
jaringan tersebut dapat secara otomatis dipindahkan ke saluran lainnya.
Di awal 1980-an, ARPANET terpecah menjadi dua jaringan, yaitu ARPANET dan
Milnet (sebuah jaringan militer), akan tetapi keduanya mempunyai hubungan sehingga
komunikasi antar jaringan tetap dapat dilakukan. Pada mulanya jaringan interkoneksi ini
disebut DARPA Internet, tapi lama-kelamaan disebut sebagai Internet saja. Sesudahnya,
internet mulai digunakan untuk kepentingan akademis dengan menghubungkan beberapa
perguruan tinggi, masing-masing UCLA, University of California at Santa Barbara,
University of Utah, dan Stanford Research Institute. Ini disusul dengan dibukanya
layanan Usenet dan Bitnet yang memungkinkan internet diakses melalui sarana komputer
pribadi (PC). Berkutnya, protokol standar TCP/IP mulai diperkenalkan pada tahun 1982,
disusul dengan penggunaan sistem DNS (Domain Name Service) pada 1984.
Di tahun 1986 lahir National Science Foundation Network (NSFNET), yang
menghubungkan para periset di seluruh negeri dengan 5 buah pusat super komputer.
Jaringan ini kemudian berkembang untuk menghubungkan berbagai jaringan akademis
lainnya yang terdiri atas universitas dan konsorsium-konsorsium riset. NSFNET
kemudian mulai menggantikan ARPANET sebagai jaringan riset utama di Amerika
hingga pada bulan Maret 1990 ARPANET secara resmi dibubarkan. Pada saat NSFNET
dibangun, berbagai jaringan internasional didirikan dan dihubungkan ke NSFNET.
Australia, negara-negara Skandinavia, Inggris, Perancis, jerman, Kanada dan Jepang
segera bergabung kedalam jaringan ini.
Pada awalnya, internet hanya menawarkan layanan berbasis teks, meliputi remote access,
email/messaging, maupun diskusi melalui newsgroup (Usenet). Layanan berbasis grafis
seperti World Wide Web (WWW) saat itu masih belum ada. Yang ada hanyalah layanan
yang disebut Gopher yang dalam beberapa hal mirip seperti web yang kita kenal saat ini,
kecuali sistem kerjanya yang masih berbasis teks. Kemajuan berarti dicapai pada tahun
1990 ketika World Wide Web mulai dikembangkan oleh CERN (Laboratorium Fisika
Partikel di Swiss) berdasarkan proposal yang dibuat oleh Tim Berners-Lee. Namun
demikian, WWW browser yang pertama baru lahir dua tahun kemudian, tepatnya pada
tahun 1992 dengan nama Viola. Viola diluncurkan oleh Pei Wei dan didistribusikan
bersama CERN WWW. Tentu saja web browser yang pertama ini masih sangat
sederhana, tidak secanggih browser modern yang kita gunakan saat ini.
Sabtu, 20 Desember 2014
Pengenalan Multimedia - Efek audacity : Invert & Hard Limiter
Efek Audacity :
1.Invert
Invert merupakan salah satu efek pada Program Audacity. Efek Invert berguna untuk membalik sampel audio yang terbalik. Hal ini biasanya tidak mempengaruhi suara audio sama sekali. Hal ini kadang-kadang berguna, misalnya ketika saluran kiri dan kanan dari sebuah lagu keduanya mengandung jumlah yang sama dari vokal, namun jumlah yang tidak sama dari instrumen latar belakang. Dengan salah satu pembalik saluran dan bukan yang lain, vokal akan membatalkan satu sama lain, meninggalkan hanya instrumental. Jelas ini hanya bekerja jika sinyal vokal yang sama persis hadir di kedua saluran untuk memulai dengan .Salah satu pengaplikasiannya adalah untuk membuat lagu karaoke atau mengilangkan vocal dari suatu lagu . Berikut langkah-langkahnya :
1. Buka program Audacity
2.Lalu buka lagu yang akan di hilangkan vokalnya,dengan cara file-open-cari dimana lagu disimpan-open
3.Setelah dibuka ,dibagian sebelah kiri terdapat segitiga hitam terbalik klik simbol tersebut lalu pilih Split Stereo Track
4.Lalu klik pada area track yang kedua yaitu yang terletak dibawah ,lalu pilih menu efect-invert (efek-tukar)
5.setelah proses invert selesai,lalu langkah selanjutnya adalah klik pada segitiga hitam kecil, lalu pilih Mono. Lakukan pada kedua track (track atas dan track bawah)
6. Klik menu File > Export (untuk menyimpan hasil editan). Simpan dengan format MP3
7.Jika muncul dialog seperti gambar dibawah, Artinya anda belum menginstallkan Lame Plugin audacity, silahkan diinstallkan dahulu. Atau kalau komputer terkoneksi ke internet, silahkan klik Unduh.
8. Setelah selesai download Lame plugin Audacity,klik Jelajah untuk mencari file “lame_enc.dll”,setelah klik Ok.
2. Hard Limiters
Salah satu efek yang ada pada Audacity yaitu Hard Limiter .Pada Hard Limiter terdapat 3 bagian yaitu db Limit,Wet Level dan Residue level. Berikut langkah-langkahnya :
1.Buka program Audacity
2.Lalu buka lagu yang akan di hilangkan vokalnya,dengan cara file-open-cari dimana lagu disimpan-open
3. Lalu,Pilih Effect-Hard Limiter untuk menggunakan efek hard limiter
4. Lalu akan muncul dialog tampilan dari efek Hard Limiter,terdapat 3 setting efek yaitu db Limit,Wet Level dan Residue Level
"db Limit “ sinyal input tingkat atas yang sinyal input akan dipotong.(semakin kiri semakin kecil suaranya)
"Wet Level " mengendalikan jumlah sinyal terpotong diumpankan ke output. Dengan demikian bertindak sebagai kontrol volume diterapkan setelah limiter (sama seperti jika Anda menerapkan efek dan kemudian menggunakan efek Amplify).
"Residue Level" mengendalikan jumlah sinyal terpotong yang akan dicampur kembali masuk Secara default nilai diatur ke nol dan sehingga sinyal terpotong dibuang. Dengan menaikkan tingkat ini, beberapa sinyal yang terpotong akan dikembalikan, membuat batas lembut dan mempertahankan lebih dari puncak dan lembah gelombang aslinya. Atau jika Anda mengubah residu up penuh dan sinyal basah penuh ke bawah, Anda hanya mendapatkan potongan-potongan dari gelombang yang berada di atas batas dB Anda pilih.
5.Lalu atur ke 3 bagian seting tersebut untuk sesuai dengan kemauan kita
6.Selain itu,kita juga bisa mendengarkan hasil efek terlebih dahulu dengan mengklik-preview
7.Setelah sesuai dengan yang kita harapkan,lalu klik – Ok
1.Invert
Invert merupakan salah satu efek pada Program Audacity. Efek Invert berguna untuk membalik sampel audio yang terbalik. Hal ini biasanya tidak mempengaruhi suara audio sama sekali. Hal ini kadang-kadang berguna, misalnya ketika saluran kiri dan kanan dari sebuah lagu keduanya mengandung jumlah yang sama dari vokal, namun jumlah yang tidak sama dari instrumen latar belakang. Dengan salah satu pembalik saluran dan bukan yang lain, vokal akan membatalkan satu sama lain, meninggalkan hanya instrumental. Jelas ini hanya bekerja jika sinyal vokal yang sama persis hadir di kedua saluran untuk memulai dengan .Salah satu pengaplikasiannya adalah untuk membuat lagu karaoke atau mengilangkan vocal dari suatu lagu . Berikut langkah-langkahnya :
1. Buka program Audacity
2.Lalu buka lagu yang akan di hilangkan vokalnya,dengan cara file-open-cari dimana lagu disimpan-open
3.Setelah dibuka ,dibagian sebelah kiri terdapat segitiga hitam terbalik klik simbol tersebut lalu pilih Split Stereo Track
4.Lalu klik pada area track yang kedua yaitu yang terletak dibawah ,lalu pilih menu efect-invert (efek-tukar)
5.setelah proses invert selesai,lalu langkah selanjutnya adalah klik pada segitiga hitam kecil, lalu pilih Mono. Lakukan pada kedua track (track atas dan track bawah)
6. Klik menu File > Export (untuk menyimpan hasil editan). Simpan dengan format MP3
7.Jika muncul dialog seperti gambar dibawah, Artinya anda belum menginstallkan Lame Plugin audacity, silahkan diinstallkan dahulu. Atau kalau komputer terkoneksi ke internet, silahkan klik Unduh.
8. Setelah selesai download Lame plugin Audacity,klik Jelajah untuk mencari file “lame_enc.dll”,setelah klik Ok.
2. Hard Limiters
Salah satu efek yang ada pada Audacity yaitu Hard Limiter .Pada Hard Limiter terdapat 3 bagian yaitu db Limit,Wet Level dan Residue level. Berikut langkah-langkahnya :
1.Buka program Audacity
2.Lalu buka lagu yang akan di hilangkan vokalnya,dengan cara file-open-cari dimana lagu disimpan-open
3. Lalu,Pilih Effect-Hard Limiter untuk menggunakan efek hard limiter
4. Lalu akan muncul dialog tampilan dari efek Hard Limiter,terdapat 3 setting efek yaitu db Limit,Wet Level dan Residue Level
"db Limit “ sinyal input tingkat atas yang sinyal input akan dipotong.(semakin kiri semakin kecil suaranya)
"Wet Level " mengendalikan jumlah sinyal terpotong diumpankan ke output. Dengan demikian bertindak sebagai kontrol volume diterapkan setelah limiter (sama seperti jika Anda menerapkan efek dan kemudian menggunakan efek Amplify).
"Residue Level" mengendalikan jumlah sinyal terpotong yang akan dicampur kembali masuk Secara default nilai diatur ke nol dan sehingga sinyal terpotong dibuang. Dengan menaikkan tingkat ini, beberapa sinyal yang terpotong akan dikembalikan, membuat batas lembut dan mempertahankan lebih dari puncak dan lembah gelombang aslinya. Atau jika Anda mengubah residu up penuh dan sinyal basah penuh ke bawah, Anda hanya mendapatkan potongan-potongan dari gelombang yang berada di atas batas dB Anda pilih.
5.Lalu atur ke 3 bagian seting tersebut untuk sesuai dengan kemauan kita
6.Selain itu,kita juga bisa mendengarkan hasil efek terlebih dahulu dengan mengklik-preview
7.Setelah sesuai dengan yang kita harapkan,lalu klik – Ok
Pengenalan Linux - Melakukan Test Page Printer pada uBuntu 12.04
1.
Nyalakan komputer/laptop anda, boot ke Ubuntu.
2.
Di saat komputer anda sedang booting, siapkan
printer anda.
3.
Hubungkan kabel printer dengan komputer dalam
kondisi Ubuntu aktif, penulis menggunakan printer USB, jadi kabel dicolok di
salah satu USB port.
4.
Nyalakan printer.
5.
Tunggu beberapa saat, Ubuntu akan secara
otomatis mendeteksi driver printer. Printer yang saya gunakan adalah HP
deskjet-3500, Ubuntu yang saya gunakan adalah versi 12.04 dan Saat printer sudah dicolok, seharusnya muncul icon
printer, tetapi di Laptop saya, icon itu tidak muncul, sehingga saya harus
mengakses Menu System Settings.
6.
Untuk mengakses Menu System Settings dan
melakukan Print Test Page, silakan lakukan instruksi berikut.
Cara akses Menu System Settings
dan melakukan Print Test Page:
1. Arahkan kursor ke System
Settings dan klik System Settings.
2. Pada menu System
Settings, klik menu Printing.
3. Pada menu Printing, akan
ada icon printer yang telah terinstall, klik kanan, pilih Properties.
4. Pada Menu Settings,
pilih Print Test Page.
5. Printer anda
siap untuk digunakan.
Pengenalan Algoritma & Logika Programming - Algoritma Mencari permutasi & Kombinasi
- Algoritma mencari permutasi
|
Deklarasi
|
|
n,r,permutasi : int
|
|
Deskripsi
|
|
Masukkan ( n )
Masukkan ( r )If (n > r ) Permutasi=fak (n)/fak(n-r) Tulis ( nilai permutasi ) Else if ( n < r ) Tulis ( data tidak valid ) End if End if End |
2. Algoritma mencari kombinasi
|
Deklarasi
|
|
n,r,kombinasi : int
|
|
Deskripsi
|
|
Masukkan ( n )
Masukkan ( r ) If ( n > r ) Kombinasi=fak(n)/(fak(n-r)*fak (r)) Tulis ( nilai kombinasi ) Else if ( n < r ) Tulis ( data tidak valid ) End if End if End |
Untuk Implementasi dalam
Program C++ adalah sebagai berikut :
#include
<iostream.h>
#include
<stdio.h>
#include
<conio.h>
long int fak
(long int x);
int main()
{
int n,r,
Prts,pilihan,p;
char ulang;
do
{
cout<<"PERHITUNGAN
KOMBINASI DAN PERMUTASI"<<endl;
cout<<"1.
KOMBINASI"<<endl;
cout<<"2.
PERMUTASI"<<endl;
cout<<"3.
EXIT"<<endl;
cout<<endl<<endl;
cout<<"Pilihan
Anda : ";cin>>pilihan;
switch (pilihan)
{
case 1 :
cout<<"
Program Menghitung Kombinasi(nCr)";
cout<<endl;
cout<<"
Masukkan Nilai n : "; cin>>n;
cout<<endl;
cout<<"
Masukkan Nilai r : "; cin>>r;
cout<<endl;
if (n>r){
Prts =
fak(n)/(fak(n-r)*fak (r));
cout<<endl;
printf("
Kombinasinya adalah: %d",Prts);
cout<<endl;
}
else if (n<r){
cout<<"data
tak valid";}
cout<<endl
;
break;
case 2 :
cout<<"
Program Menghitung Permutasi(nPr)";
cout<<endl;
cout<<"
Masukkan Nilai n : "; cin>>n;
cout<<endl;
cout<<"
Masukkan Nilai r : "; cin>>r;
cout<<endl;
if (n>r){
Prts = fak
(n)/fak(n-r);
cout<<endl;
cout<<"
Permutasinya adalah: "<<Prts;
cout<<endl;
}
else if (n<r){
cout<<"data
tak valid";}
cout<<endl
;
break;
case 3 :
cout<<"Exit"<<endl;
break;
default:
cout<<"Menu
tidak tersedia"<<endl;
break;
}
cout<<"Kembali
ke Menu Utama (y/n)?";cin>>ulang;
}while(ulang ==
'y');
}
long int fak
(long int n)
{
int f;
if (n<=1)
{
f=1;
}
else
{
f=n*fak(n-1);
}
return (f);
}
PKN - PANCASILA SEBAGAI FILSAFAT BANGSA INDONESIA
PENGERTIAN FILSAFAT
Secara etimologis istilah ”filsafat“ atau dalam bahasa Inggrisnya “philosophi” adalah berasal dari bahsa Yunani “philosophia” yang secara lazim diterjemahkan sebagai “cinta kearifan” kata philosophia tersebut berakar pada kata “philos” (pilia, cinta) dan “sophia” (kearifan). Berdasarkan pengertian bahasa tersebut filsafat berarti cinta kearifan. Kata kearifan bisa juga berarti “wisdom” atau kebijaksanaan sehingga filsafat bisa juga berarti cinta kebijaksanaan. Berdasarkan makna kata tersebut maka mempelajari filsafat berarti merupakan upaya manusia untuk mencari kebijaksanaan hidup yang nantinya bisa menjadi konsep kebijakan hidup yang bermanfaat bagi peradaban manusia. Seorang ahli pikir disebut filosof, kata ini mula-mula dipakai oleh Herakleitos.
PENGERTIAN PANCASILA
Pancasila merupakan salah satu filsafat yang merupakan hasil dari pencerminan nilai nilai luhur dan budaya bangsa indonesia yang terkandung 5 isi di dalamnya, yaitu satu, ketuhanan yang maha esa, dua, kemanusiaan yang adil dan beradab, tiga, persatuan indonesia, keempat, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebikjasanaan dan permusayawaratan, perwakilan, kelima, keadilan bagi seluruh rakyat indonesia.
Pengertian pancasila sebagai filsafat Indonesia
Pancasila adalah dasar Filsafat Negara Republik Indonesia yang secara resmi disahkan oleh PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945 dan tercantum dalam UUD 1945, diundangkan dalam Berita Negara Republik Indonesia tahun II No. 7 bersama dengan UUD 1945. Pancasila dari bahasa Sanskerta yaitu “panca”(lima) dan “syila” (dasar). Pertama kali digunakan sebagai nama 5 Dasar Negara pada 1 juni 1945 oleh ir Soekarno.
Bangsa Indonesia sudah ada sejak zaman Sriwijaya dan zaman Majapahit dalam satu kesatuan. Namun, dengan datangnya bangsa-bangsa barat persatuan dan kesatuan itu dipecah oleh mereka dalam rangka menguasai daerah Indonesia yang kaya raya ini. pada awalnya perjuangan dilakukan secara perang, karena dengan cara tersebut gagal maka bangsa Indonesia menggunakan cara politik. Di awali dengan suatu badan yang diberi nama BPUPKI. Badan ini diresmikan tanggal 28 Mei 1945 oleh pemerintah Jepang.
Tanggal 29 Mei 1945 Mr. Muhammad Yamin mengutarakan prinsip dasar Negara. Pada tanggal 1 Juni 1945, Ir. Soekarno berpidato membahas dasar negara. aDan pada tanggal 18 Agustus 1945 ditetapkan undang-undang dasar yang diberi nama Undang-Undang Dasar 1945. Sekaligus dalam pembukaan Undang-Undang Dasar sila-sila Pancasila ditetapkan. Jadi, Pancasila sebagai filsafat bangsa Indonesia ditetapkan bersamaan dengan ditetapkannya Undang-Undang Dasar 1945, dan menjadi ideologi bangsa Indonesia. Arti Pancasila sebagai dasar filsafat negara adalah sama dan mutlak bagi seluruh tumpah darah Indonesia.
FUNGSI FILSAFAT PANCASILA
Filsafat Pancasila mampu memberikan dan mencari kebenaran yang substansi tentang hakikat negara, ide negara, dan tujuan negara. Dasar Negara kita ada lima dasar dimana setap silanya berkaitan dengan sila yang lain dan merupakan satu kesatuan yang utuh, tidak terbagi dan tidak terpisahkan. Saling memberikan arah dan sebagai dasar kepada sila yang lainnya. Tujuan negara akan selalu kita temukan dalam setiap konstitusi negara bersangkutan. Karenanya tidak selalu sama dan bahkan ada kecenderungan perbedaan yang jauh sekali antara tujuan disatu negara dengan negara lain. Bagi Indonesia secara fundamental tujuan itu ialah Pancasila dan sekaligus menjadi dasar berdirinya negara ini.
PANCASILA SEBAGAI SISTEM FILSAFAT
Pancasila merupakan suatu sistem filsafat. Dalam sistem itu masing-masing silanya saling kait mengkait merupakan satu kesatuan yang menyeluruh. Di dalam Pancasila tercakup filsafat hidup dan cita-cita luhur bangsa Indonesia tentang hubunagan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan sesama manusia, hubungan manusia dengan lingkungannya. Menurut Driyakarya, Pancasila memperoleh dasarnya pada eksistensi manusia sebagai manusia, lepas dari keadaan hidupnya yang tertentu. Pancasila merupakan filsafat tentang kodrat manusia. Dalam pancasila tersimpul hal-hal yang asasi tentang manusia. Oleh karena itu pokok-pokok Pancasila bersifat universal.
PANDANGAN INTEGRALISTIK DALAM FILSAFAT PANCASILA
Pancasila yang bulat dan utuh yang bersifat majemuk tunggal itu menjadi dasar hidup bersama bangsa Indonesia yang bersifat majemuk tunggal pula. Dalam kenyataannya, bangsa Indonesia itu terdiri dari berbagai suku bangsa, adat istiadat, kebudayaan dan agama yang berbeda. Dan diantara perbedaan yang ada sebenarnya juga terdapat kesamaan. Secara hakiki, bangsa Indonesia yang memiliki perbedaan-perbedaan itu juga memiliki kesamaan,.bangsa Indonesia berasal dari keturunan nenek moyang yang sama, jadi dapat dikatakan memiliki kesatuan darah. Dapat diungkapkan pula bahwa bangsa Indonesia yang memilikiperbedaan itu juga mempunyai kesamaan sejarah dan nasib kehidupan. Secara bersama bangsa Indonesia pernah dijajah, berjuang melawan penjajahan, merdeka dari penjajahan. Dan yang lebih penting lagi adalah bahwa setelah merdek, bangsa Indonesia mempunyai kesamaan tekat yaitu mengurus kepentingannya sendiri dalam bentuk Negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Kesadaran akan perbedaan dan kesamaan inilah yang menumbuhkan niat, kehendak (karsa dan Wollen) untuk selalu menuju kepada persatuan dan kesatuan bangsa atau yang lebih dikenal dengan wawasan “ bhineka tunggal ika “.
Secara etimologis istilah ”filsafat“ atau dalam bahasa Inggrisnya “philosophi” adalah berasal dari bahsa Yunani “philosophia” yang secara lazim diterjemahkan sebagai “cinta kearifan” kata philosophia tersebut berakar pada kata “philos” (pilia, cinta) dan “sophia” (kearifan). Berdasarkan pengertian bahasa tersebut filsafat berarti cinta kearifan. Kata kearifan bisa juga berarti “wisdom” atau kebijaksanaan sehingga filsafat bisa juga berarti cinta kebijaksanaan. Berdasarkan makna kata tersebut maka mempelajari filsafat berarti merupakan upaya manusia untuk mencari kebijaksanaan hidup yang nantinya bisa menjadi konsep kebijakan hidup yang bermanfaat bagi peradaban manusia. Seorang ahli pikir disebut filosof, kata ini mula-mula dipakai oleh Herakleitos.
PENGERTIAN PANCASILA
Pancasila merupakan salah satu filsafat yang merupakan hasil dari pencerminan nilai nilai luhur dan budaya bangsa indonesia yang terkandung 5 isi di dalamnya, yaitu satu, ketuhanan yang maha esa, dua, kemanusiaan yang adil dan beradab, tiga, persatuan indonesia, keempat, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebikjasanaan dan permusayawaratan, perwakilan, kelima, keadilan bagi seluruh rakyat indonesia.
Pengertian pancasila sebagai filsafat Indonesia
Pancasila adalah dasar Filsafat Negara Republik Indonesia yang secara resmi disahkan oleh PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945 dan tercantum dalam UUD 1945, diundangkan dalam Berita Negara Republik Indonesia tahun II No. 7 bersama dengan UUD 1945. Pancasila dari bahasa Sanskerta yaitu “panca”(lima) dan “syila” (dasar). Pertama kali digunakan sebagai nama 5 Dasar Negara pada 1 juni 1945 oleh ir Soekarno.
Bangsa Indonesia sudah ada sejak zaman Sriwijaya dan zaman Majapahit dalam satu kesatuan. Namun, dengan datangnya bangsa-bangsa barat persatuan dan kesatuan itu dipecah oleh mereka dalam rangka menguasai daerah Indonesia yang kaya raya ini. pada awalnya perjuangan dilakukan secara perang, karena dengan cara tersebut gagal maka bangsa Indonesia menggunakan cara politik. Di awali dengan suatu badan yang diberi nama BPUPKI. Badan ini diresmikan tanggal 28 Mei 1945 oleh pemerintah Jepang.
Tanggal 29 Mei 1945 Mr. Muhammad Yamin mengutarakan prinsip dasar Negara. Pada tanggal 1 Juni 1945, Ir. Soekarno berpidato membahas dasar negara. aDan pada tanggal 18 Agustus 1945 ditetapkan undang-undang dasar yang diberi nama Undang-Undang Dasar 1945. Sekaligus dalam pembukaan Undang-Undang Dasar sila-sila Pancasila ditetapkan. Jadi, Pancasila sebagai filsafat bangsa Indonesia ditetapkan bersamaan dengan ditetapkannya Undang-Undang Dasar 1945, dan menjadi ideologi bangsa Indonesia. Arti Pancasila sebagai dasar filsafat negara adalah sama dan mutlak bagi seluruh tumpah darah Indonesia.
FUNGSI FILSAFAT PANCASILA
Filsafat Pancasila mampu memberikan dan mencari kebenaran yang substansi tentang hakikat negara, ide negara, dan tujuan negara. Dasar Negara kita ada lima dasar dimana setap silanya berkaitan dengan sila yang lain dan merupakan satu kesatuan yang utuh, tidak terbagi dan tidak terpisahkan. Saling memberikan arah dan sebagai dasar kepada sila yang lainnya. Tujuan negara akan selalu kita temukan dalam setiap konstitusi negara bersangkutan. Karenanya tidak selalu sama dan bahkan ada kecenderungan perbedaan yang jauh sekali antara tujuan disatu negara dengan negara lain. Bagi Indonesia secara fundamental tujuan itu ialah Pancasila dan sekaligus menjadi dasar berdirinya negara ini.
PANCASILA SEBAGAI SISTEM FILSAFAT
Pancasila merupakan suatu sistem filsafat. Dalam sistem itu masing-masing silanya saling kait mengkait merupakan satu kesatuan yang menyeluruh. Di dalam Pancasila tercakup filsafat hidup dan cita-cita luhur bangsa Indonesia tentang hubunagan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan sesama manusia, hubungan manusia dengan lingkungannya. Menurut Driyakarya, Pancasila memperoleh dasarnya pada eksistensi manusia sebagai manusia, lepas dari keadaan hidupnya yang tertentu. Pancasila merupakan filsafat tentang kodrat manusia. Dalam pancasila tersimpul hal-hal yang asasi tentang manusia. Oleh karena itu pokok-pokok Pancasila bersifat universal.
PANDANGAN INTEGRALISTIK DALAM FILSAFAT PANCASILA
Pancasila yang bulat dan utuh yang bersifat majemuk tunggal itu menjadi dasar hidup bersama bangsa Indonesia yang bersifat majemuk tunggal pula. Dalam kenyataannya, bangsa Indonesia itu terdiri dari berbagai suku bangsa, adat istiadat, kebudayaan dan agama yang berbeda. Dan diantara perbedaan yang ada sebenarnya juga terdapat kesamaan. Secara hakiki, bangsa Indonesia yang memiliki perbedaan-perbedaan itu juga memiliki kesamaan,.bangsa Indonesia berasal dari keturunan nenek moyang yang sama, jadi dapat dikatakan memiliki kesatuan darah. Dapat diungkapkan pula bahwa bangsa Indonesia yang memilikiperbedaan itu juga mempunyai kesamaan sejarah dan nasib kehidupan. Secara bersama bangsa Indonesia pernah dijajah, berjuang melawan penjajahan, merdeka dari penjajahan. Dan yang lebih penting lagi adalah bahwa setelah merdek, bangsa Indonesia mempunyai kesamaan tekat yaitu mengurus kepentingannya sendiri dalam bentuk Negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Kesadaran akan perbedaan dan kesamaan inilah yang menumbuhkan niat, kehendak (karsa dan Wollen) untuk selalu menuju kepada persatuan dan kesatuan bangsa atau yang lebih dikenal dengan wawasan “ bhineka tunggal ika “.
Rekayasa Perangkat Lunak - Software Metrics
Software metrics mengandung pengertian pengukuran terhadap perangkat lunak terutama sekali yang berkaitan dengan produktifitas dan kualitas.
Seperti pengukuran dalam dunia nyata, maka ada dua kategori pengukuran perangkat lunak yaitu pengukuran langsung dan pengukuran tidak langsung.
Pengukuran langsung adalah Menghitung banyaknya baris program yang dihasilkan (LOC – Line of Code) ,Kecepatan proses ,Ukuran memory yang dipakai
Pengukuran tidak langsung adalah Fungsionalitas, Kualitas, Kompleksitas ,Efisien, Kehandalan
Pengukuran terhadap perangkat lunak bertujuan untuk :
1. Mengetahui kualitas dari perangkat lunak
2. Menilai produktifitas pembuat perangkat lunak
3. Menilai manfaat (dilihat dari sisi produktifitas dan kualitas) yang diperoleh dari pemanfaatan metoda rekayasa yang baru
4. Dijadikan dasar melakukan perkiraan
5. Membantu memutuskan apakah diperlukan peralatan baru ataupun pendidikan tambahan.
Kategori yang terdapat didalam Software Metric
1. Productivity Metrics – difokuskan pada keluaran dari proses rekayasa perangkat lunak
2. Quality Metrics – memperlihatkan indikasi sejauh mana secara langsung maupun tidak perangkat lunak sesuai dengan kebutuhan dari pelanggan
3. Technical Metrics – difokuskan pada karakteristik dari perangkat lunak, kerumitan logika maupun tingkat modularity.
4. Size Oriented Metrics – adalah pengukuran langsung terhadap perangkat lunak. Dipakai untuk memperoleh nilai keluaran dan kualitas dari rekayasa perangkat lunak, misalnya LOC/KLOC (Line Of Code / Kilo Line Of Code). Besar kecilnya perangkat lunak yang dikembangkan dilihat dari berapa banyak baris instruksi yang harus ditulis (LOC – Line Of Code). Atau KLOC – Kilo Line Of Code). Produktivitas pengembang perangkat lunak dihitung dengan formula :
Artinya banyaknya baris instruksi dibagi dengan jumlah yang mengerjakannya. Kualitas perangkat lunak dihitung dengan formula Kualitas = Kesalahan /KLOC Artinya jumlah kesalahan yang ditemukan setelah perangkat lunak dipakai dibagi dengan banyaknya baris instruksi.
1. Function Oriented Metrics – adalah pengukuran tidak langsung terhadap perangkat lunak. Difokuskan pada fungsionalitas dan utilitas dari program. Function Point diperoleh dari penghitungan terhadap nilai-nilai yang dapat diukur dari perangkat lunak, dan evaluasi terhadap tingkat kerumitan perangkat lunak.
Function Point diperoleh dari menghitung lima karakteristik yang terdapat di dalam sebuah perangkat lunak. Kelima karakteristik tersebut adalah :
1. Jumlah user input – semua user input yang dibutuhkan oleh tiap aplikasi dihitung. Bedakan user input dari inquiry.
2. Jumlah user output – semua keluaran dihitung. Keluaran disini maksudnya adalah laporan, tampilan layar, pesan kesalahan dll.
3. Jumlah user enquiries – semua enquiry dihitung. Inquiry adalah masukan secara on-line yang mengakibatkan respon keluaran secara on-line
4. Jumlah file – semua file yang ada dihitung, sekalipun file-file tersebut pada akhirnya membentuk sebuah basis data.
5. Jumlah antar muka eksternal – semua bentuk antarmuka (bias file di dalam tape atau disk) terhadap system yang lain.
Feature – Oriented Metrics – sama seperti Function Oriented Metrics adalah pengukuran tidak langsung terhadap perangkat lunak. Difokuskan pada pengukuran terhadap fungsionalitas dan utilitas dari program. Terutama untuk aplikasi dengan algoritma yang rumit, seperti misalnya yang terdapat pada aplikasi real-time, process control dan embedded software.
Pada Feature Oriented Metrics juga dikenal Feature Point. Feature Point diperoleh dari menghitung enam karakteristik yang terdapat didalam sebuah perangkat lunak. Keenam karakteristik tersebut adalah :
1. Jumlah user input – semua user input yang dibutuhkan oleh tiap aplikasi dihitung. Bedakan user input dari inquiry
2. Jumlah user output – semua keluaran dihitung. Keluaran disini maksudnya adalah laporan, tampilan layar, pesan kesalaah dll
3. Jumlah user enquiries – semua enquiry dihitung. Inquiry adalah masukan secara on-line yang mengakibatkan respon keluaran secara on-line
4. Jumlah file – semua file yang akan dihitung, sekalipun file-file tersebut pada akhirnya membentuk sebuah basis data
5. Jumlah antarmuka ekseternal – semua bentuk antamuka (bias file didalam tape atau disk) terhadap system yang lain.
6. Jumlah algoritma – semua algoritma penanganan permasalahan yang terdapat di dalam program (manipulasi matrix, penanganan interrupt, dll).
Human Oriented Metrics – memperlihatkan tingkah laku manusia saat mengembangkan perangkat lunak, dan persepsi pengembang terhadap efektifitas dari metode dan tool yang dipakai.
Faktor-faktor yang harus dimiliki oleh sebuah pernagkat lunak untuk dapat dikatakan mempunyai kualitas yang baik. Yaitu :
1. Correctness – bekerja dengan baik dan benar
2. Maintainability – mudah dirawat : baik itu diperbaiki, disesuaikan ataupun ditingkatkan.
3. Integrity – mempunyai tingkat pengamanan yang baik, dan tahan gangguan
4. Usabiity – mudah digunakan, ramah terhadap pemakai (user friendly) Correctness
Seperti pengukuran dalam dunia nyata, maka ada dua kategori pengukuran perangkat lunak yaitu pengukuran langsung dan pengukuran tidak langsung.
Pengukuran langsung adalah Menghitung banyaknya baris program yang dihasilkan (LOC – Line of Code) ,Kecepatan proses ,Ukuran memory yang dipakai
Pengukuran tidak langsung adalah Fungsionalitas, Kualitas, Kompleksitas ,Efisien, Kehandalan
Pengukuran terhadap perangkat lunak bertujuan untuk :
1. Mengetahui kualitas dari perangkat lunak
2. Menilai produktifitas pembuat perangkat lunak
3. Menilai manfaat (dilihat dari sisi produktifitas dan kualitas) yang diperoleh dari pemanfaatan metoda rekayasa yang baru
4. Dijadikan dasar melakukan perkiraan
5. Membantu memutuskan apakah diperlukan peralatan baru ataupun pendidikan tambahan.
Kategori yang terdapat didalam Software Metric
1. Productivity Metrics – difokuskan pada keluaran dari proses rekayasa perangkat lunak
2. Quality Metrics – memperlihatkan indikasi sejauh mana secara langsung maupun tidak perangkat lunak sesuai dengan kebutuhan dari pelanggan
3. Technical Metrics – difokuskan pada karakteristik dari perangkat lunak, kerumitan logika maupun tingkat modularity.
4. Size Oriented Metrics – adalah pengukuran langsung terhadap perangkat lunak. Dipakai untuk memperoleh nilai keluaran dan kualitas dari rekayasa perangkat lunak, misalnya LOC/KLOC (Line Of Code / Kilo Line Of Code). Besar kecilnya perangkat lunak yang dikembangkan dilihat dari berapa banyak baris instruksi yang harus ditulis (LOC – Line Of Code). Atau KLOC – Kilo Line Of Code). Produktivitas pengembang perangkat lunak dihitung dengan formula :
Produktivitas = KLOC / orang
Artinya banyaknya baris instruksi dibagi dengan jumlah yang mengerjakannya. Kualitas perangkat lunak dihitung dengan formula Kualitas = Kesalahan /KLOC Artinya jumlah kesalahan yang ditemukan setelah perangkat lunak dipakai dibagi dengan banyaknya baris instruksi.
1. Function Oriented Metrics – adalah pengukuran tidak langsung terhadap perangkat lunak. Difokuskan pada fungsionalitas dan utilitas dari program. Function Point diperoleh dari penghitungan terhadap nilai-nilai yang dapat diukur dari perangkat lunak, dan evaluasi terhadap tingkat kerumitan perangkat lunak.
Function Point diperoleh dari menghitung lima karakteristik yang terdapat di dalam sebuah perangkat lunak. Kelima karakteristik tersebut adalah :
1. Jumlah user input – semua user input yang dibutuhkan oleh tiap aplikasi dihitung. Bedakan user input dari inquiry.
2. Jumlah user output – semua keluaran dihitung. Keluaran disini maksudnya adalah laporan, tampilan layar, pesan kesalahan dll.
3. Jumlah user enquiries – semua enquiry dihitung. Inquiry adalah masukan secara on-line yang mengakibatkan respon keluaran secara on-line
4. Jumlah file – semua file yang ada dihitung, sekalipun file-file tersebut pada akhirnya membentuk sebuah basis data.
5. Jumlah antar muka eksternal – semua bentuk antarmuka (bias file di dalam tape atau disk) terhadap system yang lain.
Feature – Oriented Metrics – sama seperti Function Oriented Metrics adalah pengukuran tidak langsung terhadap perangkat lunak. Difokuskan pada pengukuran terhadap fungsionalitas dan utilitas dari program. Terutama untuk aplikasi dengan algoritma yang rumit, seperti misalnya yang terdapat pada aplikasi real-time, process control dan embedded software.
Pada Feature Oriented Metrics juga dikenal Feature Point. Feature Point diperoleh dari menghitung enam karakteristik yang terdapat didalam sebuah perangkat lunak. Keenam karakteristik tersebut adalah :
1. Jumlah user input – semua user input yang dibutuhkan oleh tiap aplikasi dihitung. Bedakan user input dari inquiry
2. Jumlah user output – semua keluaran dihitung. Keluaran disini maksudnya adalah laporan, tampilan layar, pesan kesalaah dll
3. Jumlah user enquiries – semua enquiry dihitung. Inquiry adalah masukan secara on-line yang mengakibatkan respon keluaran secara on-line
4. Jumlah file – semua file yang akan dihitung, sekalipun file-file tersebut pada akhirnya membentuk sebuah basis data
5. Jumlah antarmuka ekseternal – semua bentuk antamuka (bias file didalam tape atau disk) terhadap system yang lain.
6. Jumlah algoritma – semua algoritma penanganan permasalahan yang terdapat di dalam program (manipulasi matrix, penanganan interrupt, dll).
Human Oriented Metrics – memperlihatkan tingkah laku manusia saat mengembangkan perangkat lunak, dan persepsi pengembang terhadap efektifitas dari metode dan tool yang dipakai.
Faktor-faktor yang harus dimiliki oleh sebuah pernagkat lunak untuk dapat dikatakan mempunyai kualitas yang baik. Yaitu :
1. Correctness – bekerja dengan baik dan benar
2. Maintainability – mudah dirawat : baik itu diperbaiki, disesuaikan ataupun ditingkatkan.
3. Integrity – mempunyai tingkat pengamanan yang baik, dan tahan gangguan
4. Usabiity – mudah digunakan, ramah terhadap pemakai (user friendly) Correctness
Character Building - Mengenal diri Sendiri
Memahami manusia sebagai mahluk yang unik:
Apa yang membedakan anda dengan orang lain?
Apa yang membedakan anda dengan orang lain?
- Cara berpikir / idealisme ~ mencakup konsep benar-salah, baik-buruk, dsb
- Kemampuan merasakan
- Cara bersikap, bertindak dan merespon
Mengenal Kedewasaan Diri:
- DEWASA FISIK:
- SETIAP ORANG AKAN TUMBUH MENCAPAI KEDEWASAAN FISIK SECARA ALAMI
- DEWASA FISIK ADALAH BILA PERTUMBUHAN FISIK TELAH MENCAPAI TITIK OPTIMAL
- DEWASA MENTAL :
- PERCAYA DIRI, TIDAK MERASA RENDAH DIRI
- MEMILIKI PEDOMAN HIDUP, TIDAK MUDAH TERPENGARUH ORANG LAIN/LINGKUNGAN
- MANDIRI DALAM MENGAMBIL KEPUTUSAN
- BERTANGGUNG JAWAB ATAS SEGALA PERBUATAN YANG DILAKUKAN
- OPTIMIS, BESAR HATI
- DEWASA EKONOMIS :
- SECARA EKONOMIS TIDAK TERGANTUNG KEPADA ORANG LAIN
- MEMPUNYAI PENGHASILAN
- MEMPUNYAI KEAHLIAN SEBAGAI MODAL UNTUK MENCARI NAFKAH
- DEWASA SOSIAL:
- MENGETAHUI DAN MEMAHAMI NORMA2 SERTA NILAI2 YANG BERLAKU DI LINGKUNGANNYA AGAMA, ETIKA, ADAT ISTIADAT, MORAL
- DAPAT BERPERILAKU SESUAI NORMA DAN NILAI YANG BERLAKU
- MAMPU BERPERI LAKU SECARA EFEKTIF KETIKA BERGAUL DI LINGKUNGANNYA
- DAPAT MENEMPATKAN DIRI TANPA MERASA RENDAH DIRI
JENDELA JATI DIRI
BIDANG 1 : DIRI TERBUKA
Disadari diri sendiri, dan ditampilkan kepada orang lain atas kemauan sendiri
Misal perasaan, pendapat dan pikiran yang dipilih untuk disampaikan kepada orang lain
Termasuk hal-hal yang tidak dapat ditutupi terhadap orang lain seperi bentuk wajah, badan, usia
BIDANG 2 : DIRI TERSEMBUNYI
Disadari diri sendiri, tapi secara sadar ditutupi atau disembunyikan terhadap orang
Mungkin juga tidak tahu bagaimana menyampaikannya kepada orang lain, misal tidak setuju dengan pendapat orang lain akan tetapi tidak dapat menyampaikan hal tersebut karena bisa membuat malu sendiri, perasaan ketidak pastian, atau keinginan-keinginan yang bersifat rahasia
BIDANG 3 : DIRI TERLENA
Bagian diri yang tanpa disadari dirinya, tertutup terhadap dirinya, diketahui orang lain atau tersampaikan kepada orang lain
Misal kebiasaan, sifat dan kemampuan tertentu yang tanpa disadari ada pada dirinya, sering berpengaruh (POSITIF-NEGATIF) terhdap orang lain - sering membuat interupsi, kurang memperhatikan perasaan orang lain, sering membantah, membanggakan diri sendiri
BIDANG 4 : DIRI TAK DIKENAL SIAPAPUN
Bagian diri yang tak dikenal diri sendiri dan oleh orang lain
Bisa berupa motif, kebutuhan yang tidak disadari atau didesak ke bawah sadar sehingga tidak dikenal lagi
Mempengaruhi tindakan dalam berhubungan dengan orang lain
Langganan:
Postingan (Atom)